Progress Sirkuit Mandalika
Site inspection progress pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika

Jelang MotoGP 2021 Di Mandalika: Dibutuhkan 10,000 Kamar Untuk 22,000 – 25,000 Penonton

ITDC (Indonesian Tourism Development Centre) sebagai pengelola KEK (Kawasan Ekonomi Eksklusive) Mandalika saat ini sedang menunggu keputusan dari pemerintah pusat mengenai kepastian / izin pelaksanaan event WSBK.

Rapat Koordinasi ke 2 Dinas Pariwisata Provinsi NTB dengan Dinas Pariwisata Kabupaten / Kota, Asosiasi, UMKM dan Stakeholders bertempat di Islamic Centre Mataram pada hari Senin, 23 Agustus 2021.

Rapat Koordinasi dihadiri oleh: Kadispar Provinsi NTB, Dirut The Mandalika (ITDC), Ketua BPPD Provinsi BTB, Ketua PHRI, Ketua ASITA, Ketua INCCA / IMI, Pelaku Ekraf, Ketua MHA (Diwakili), Ketua AHM, Kadispar dari kabupaten dan kota se NTB.

Sirkuit MotoGP Lombok
Kondisi terkini sirkuit MotoGP Mandalika

Pemaparan pertama oleh Direktur ITDC Mandalika mengenai perkembangan / progress pembangunan proyek sirkuit dan sektor penunjang KEK Mandalika diantaranya:

  1. ITDC saat ini sedang menunggu keputusan dari pemerintah pusat mengenai kepastian / izin pelaksanaan event WSBK. Pelaksananya adalah MGPA
  2. Perkiraan penonton 22,000-25,000 untuk WSBK. Akomodari 10,000 kamar 12-14 November 2021
  3. Perkiraan penonton 150,000-160,000 untuk MotoGP. Akomodasi 72,000 kamar, Maret 2022
  4. Perkembangan sirkuit: Track lane sirkuit 100%, pit building progress 75%, race control building progress 85%, medical center building progress 100%, overall circuit 92%
  5. Homologasi berjalan tahap pertama untuk circuit lane sudah berlangsung secara virtual. Sedang berlajut untuk tahap selanjutnya
  6. Event Tahun 2021 ini : MHA Open, HK Endurance dan Mandalika 100
  7. Untuk 3 tahun pertama di Sirkuit Mandalika akan focus pada Event WSBK dan MotoGP, Pada 2024 direncanakan ada sekitar 8 event (Selain WSBK dan MotoGP) yang akan terlaksana. Formula 1 saat ini sedang dalam pembicaran dengan MGPA.
  8. Progress Hotel Pullman 75%
  9. Program Pilot Project Pembinaan UMKM untuk official merchandise MotoGP ada 29 UMKM untuk souvenir yang sudah dikurasi
  10. Dukungan Kementerian dan lembaga pemerintah terhadap Mandalika karena ada 3 status : KEK, DPSP dan PSN. Juga dukungan dari BUMN seperti Angkasa Pura, Pelindo, PLN, Damri, Airnav.
  11. MGPA akan membuka TIC di Jakarta
  12. Peserta dan team balap dapat masuk Indonesia tanpa proses karantina
  13. Tingkat Vaksinasi daerah (Lombok Tengah) harus 70%,

Selanjutnya untuk fasiltas, akomodasi dan kenyamanan pengunjung dan penonton nantinya, Kadispar Provinsi NTB menambahkan agar pihak pelaku langsung melalui asosiasi yang ada untuk memastikan ketersediaan kamar dengan protokol kesehatan CHSE yang ketat. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kebersihan destinasi serta pemeliharaan sarana dan prasarana yang ada. Produk-produk dari UMKM dari Kabupaten kota di NTB agar dapat diakomodasi di Bazaar Mandalika. BPPD diminta lebih aktif untuk promosi, dan saat ini sedang membuat platform untuk media promosi. Percepatan vaksinasi untuk pelaku pariwisata aktif dan keluarga nya.

Ibu Wolini selaku ketua PHRI menambahkan data terkini hotel yang ada disekitar wilayah kerja PHRI NTB sekitar 16,806 rooms/kamar. Namun sekitar sepertiga jumlah tersebut atau sekitar 500-an hotel tutup akibat Pandemi Covid-19 ini. Hotel berbintang yang ada di sekitar Lombok Tengah terdata sekitar 35 hotel, 15 diantaranya tutup sementara akibat pandemi. Dengan tambahan hotel berbintang yang ada di wilayah Lombok utara (gili islands dan sekitarnya), Lombok Barat (Senggigi, Mangsit, Sekotong), serta Kota Mataram insyallah ketersediaan kamar akan terpenuhi. Untuk vaksinasi, ada jatah 5000 Vaksin untuk dapat di distribusikan.

ASTINDO melalui juru bicaranya Harris menyampaikan bahwa ada 17 desa wisata telah dibina Kemenparekraf di NTB dan perlu dibuat cluster desa wisata dengan pengelolaan yang baik agar layak di jual.

Untuk urusan transportasi, Asita NTB melalui ketua umumnya Bapak Dewantoro Umbu Joka mengatakan siap membantu. Asita akan menggandeng pihak Organda dan seluruh mitra kerja Asita. Asita berharap agar anggota nya mendapat prioritas utama mendapat alokasi tiket untuk di merger dalam paket-paket attraktif yang dapat dikemas oleh anggota Asita.

Kadis Pariwisata Kab Sumbawa Barat siap mendukung dengan ketersediaan 350 kamar serta akses via fast boat dari KSB ke Mandalika.

Pada kesempatan yang sama perwakilan dari HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) mengemukakan bahwa ada 1,100 anggota nya yang siap menjadi guide / pemandu dengan sertifikasi nasional untuk mendukung event internasional yang akan digelar namun sebagian besar butuh dukungan Pemda untuk diaktifkan kembali melalui skema pelatihan dan knowledge upgrade.

Dari sentra UMKM Kuliner meminta ITDC agar segera menggandeng seluruh UMKM se-NTB turut berpartisipasi dalam kegiatan event ini.

BPPD (Badan Promosi Pariwisata Daerah) NTB siap mendukung segala bentuk promosi pra-acara maupun pasca acara.

INCCA & IMI (Ikatan Motor Indonesia) siap mendukung berbagai event-event yang akan diselenggarakan pihak ITDC.

Melihat kesiapan tersebut diatas, peluang terselenggara nya kegiatan MotoGP di Lombok sepertinya akan segera terlaksana tahun ini.